Pelatihan Subtle Energy dan Pengobatan Gratis

Jumat, 22 April 2011

Hipnoselling

Teknik yang digunakan dalam hipnoselling merupakan teknik yang sangat masuk akal,yaitu memanfaatkan komunikasi dengan pikiran bawah sadar manusia
Kaidah hipnotis berprinsip bahwa semua orang dapat dihipnotis, asalkan orang tersebut memamahami komunikasi, bersedia secara sukarela dan memiliki kemampuan focus
Meskipun seorang dalam keadaan membuka mata ia masih bisa dihipnotis
Contoh hipnotis dalam keadaan mata terbuka terjadi ketika kita noton film/sinetron atau asik membaca buku
Menjalin komunikasi yang baik (rapport) menimbulkan rasa percaya pada konsumen merupakan langkah pre iduksi
Penampilan baik dan pantas sesuai dengan profesi , kualitas suara yang baik menciptakan kesan yang nyaman jujur dan hangat tidak menimbulkan nuansa bau yang tidak sedap

Pola bahasa sugestif
Hal menentukan keberhasilan hipnoselling  pola bahasa yang sugestif. Jadi setelah proses hubungan baik (rapport) maka harus ditindaklanjuti dengan pola bahasa sugestif agar penjualan berhasil
Tanpa rapport penjualan tidak akan berhasil , demikian juga sebaliknya tanpa bahasa sugestif kemungkinan gagal besar sekali.
Dibawah ini kami uraikan pola-pola bahasa sugestif
1. client languenge preference
ini adalah prinsip yang penting dan harus dipegang dlm penjalan kita perlu mengadaptasi kata2 , bahasa , dan frasa yang dipahami oleh calon konsumen.

2. emosional
banyak orang memutuskan suatu pilihan lebih berdasarkan emosional daripada rasional dan hal ini berlaku erat dalam penjualan. Seperti yang telah kita ketahui. Pengaruh pikiran bawah sadar memegang peran dominan dalam kondisi tersebut . keberhasilan penerimaan komunikasi dipengaruhi oleh mampu tidaknya seseorang menumbuhkan emosional dalam komunikasi tersebut.
Bagaimana cara membangun nuansa emosional dalam komunikasi? Nuansa emosional dapat ditimbulkan dengan membangkitkan sensitivitas tiga indra utama manusia yaitu  , pendengaran , penglihatan, perasaan. Dengan kata lain persuasive yang diberikan haruslah mampu
Mengimajinasikan atau menggambarkan sesuatu kepada lawan bicara
-dibawakan dengan pemilihan nada intonasi yang tepat
-membangkitkan perasaan nyaman, antusias dan keingin tahuan
3. repetition
dalam hipnotis repetisi bermanfaat membangkitkan emosi
contoh scrip hipnotis
“ya ….dengan demikian anda merasa nyaman …. Dan benar-benar relaks , sehingga saat ini, otot-otot tubuh anda seakan mengendur, tubuh anda menjadi lemas dan santai”

dalam skrip contoh di atas ditunjukkan adanya sebuah repetisi(pengulangan) dari beberapa kata yang sebenarnya maknanya sama. Yaitu nyaman. Dengan menggunakan beberapa kata , seperti nyaman, relaks, otot-otot tubuh seakan mengendur ,lemas, dan santai untuk menyampaikan makna nyaman lebih memberikan nuansa emosional dibandingkan dengan penggunaaan satu kata yang sama secara berulang2.

Lalu bagaimana kaitannya dengan proses penjualan? Dengan prinsip yang sama kita dapat membangun suatu komunikasi yang lebih efektif untuk untuk penyampaian saran persuasive.
Perhatikan contoh berikut :
“ kami melayani pemesanan anda selama 24 jam nonstop”
bandingkan dengan kalimat berikut
“ kami melayani pemesanan anda kapan saja saat anda membutuhkannya. Baik pagi, siang maupun malam, selama 24 jam non stop”
 apakah anda merasakan perbedaannya ? pada kalimat kedua , nuansa emosional tersebut dibentuk dengan prinsip “repetisi”



present tense  
untuk mendapatkan sensasi emosional saat ini maka harus menggunakan kata-kata yang bersifat present tense
contoh scrip hipnotis:
“dan saat ini, dengan nafas anda semakin teratur, anda akan merasa nyaman… “berlaku lebih efektif daripada kalimat sugesti “ dengan nafas anda yang semakin tertur , anda akan merasa sangat nyaman…”
contoh kalimat present tense dalam hipnoselling “pekerjaan anda menjadi lebihmudah dengan menggunakan jasa kami” ini lebih bagus daripada “ pekerjaan anda akan menjadi lebih mudah setelah anda menggunakan jasa kami”
personal
setiap orang senang disapa secara pribadi, contoh “anda “ akan lebih bagus daripada “anda semua”
namun penggunaan nama yang dimaksud tentulah tepat mempertimbangkan  factor jabatan dan / atau status yang biasa disandang orang tersebut.hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemanggilan nama yang berulang secara tidak wajar. Hal ini dapat menimbulkan penolakan dan rasa tidak nyaman dari pikiran bawah sadar.
Progresif
Dalam prinsip ini , pemberian sugesti dengan pola kesatuan kalimat yang menunjukkan suatu kondisi bertingkat (bertahap) mutlak diperlukan. Pola kalimat yang tidak memberikan kejelasan alur akan sulit sampai pikiran bawah sadar.
Seorang penghipnotis tidak dapat serta merta memberi sugesti “ tidur sekarang” kepada” subjeknya, kecuali si subjek mempunyai tingkat sensitivitas dan kepercayaan yang sangat tinggi pada penghipnotis. Dengan pola progresif, sebuah sugesti yang diberikan dapat diterima pikiran bawah sadar subjek, seperti yang tampak dalam contoh berikut:
Dan sekarang setelah mata anda atertutup rapat, anda merasa rileks yang semakin dalam . begitu dalam sensasi nyaman tersebut hingga saat ini otot –otot sekitar mata dan wajah andapun merasakan demikian pula….”
Pola seperti itulah yang dianjurkan untuk diadaptasi dalam menyampaikan kalimat2 sugesti dalam proses penjualan . dalam proses penjualan , proses penutupan penjulan tentu tidak serta merta –dilakukan , tetapi dicapai dengan sebuah struktur bertingkat, simak contoh berikut . Penjual “ apakah bapak merasa puas dengan kwantitas produk perhari perusahaan bapak selama ini?”
Calon pembeli “ ya kira-kira demikian”
Penjual” namun jika waktu produksinya dapat dipercepat, tentunya lebih memuaskan, bukan?
Calon pembeli”hmm ya tentu saja”
Penjual “ dengan demikian barang yang kami tawarkan ini tentulah bermanfaat bagi pak X( nama calon pembeli) karena…..”bandingkan jika komunikasi yang dilakukan oleh penjual kira2 seperti ini “ saya menawarkan barang ini kepada bapak,karena barang kami ….Anda dapat merasakan perbedaan kedua cara tersebut 
Pacing – leading
Makna harafiah dari prinsip ini adalah “ menyisipkan ide dibalik fakta” dengan kata  sugesti ide akan terhidar penolakan pikiran bawah sadar jika disampaikan dengan terbungkus dalam fakta . contoh penggunaan prinsip pacing –leading sebenarnya tampak dalam skrip yang telah dicontohkan “ dan sekarang setelah mata anda tertutup rapat” untuk menghantar sebuah ide yaitu “ merasakan relaks semakin dalam”
Pola tersebut sangat efektif untukdigunakan dalam komunikasi persuasive , terutama jika dikombinasikan dengan prinsip “progresif” seperti contoh” dalam kegiatan penjualan ,pola penyisipan ide dibalik fakta seperti ini sangat bermanfaat diterapkan dalam memberikan saran persuasive guna mencapai proses penutup penjalan. Berikut ini adalah contoh pengembangan prisip pacing leading dengan pola progresif penjual “ apakah bapak merasa puas dengan kualitaas produksi perhari perusahaan bapak selama ini”
Calon pembeli “ya kira-kira demikian “
Penjual namun jika waktu produksinya dapat dipercepat tentu memuaskan bukan?”
Calon pembeli “ hmmm… ya tentu saja”
Penjual “ ya dengan persaingan yang kompetitif – akhir2 ini proses produksi yang lebih cepat akan sangat menguntungkan oleh karena itulah kami tawarkan ini memberi kelebihan bagi bapak…”
Coba perhatikan kembali contoh yang kami berikan sebelumnya. Pada contoh tersebut dikreasikan sebuah fakta yaitu “ persaingan yang kompetitif akhir2 ini” menuju ide yang bertahap (progresif) dimulai dari “proses produksi yang lebih cepat akan sangat menguntungkan “ dan oleh karena itulah barang yang kami tawarkan….”

Program Pelatihan

Hati Semesta mempunyai program pelatihan dibagi menjadi beberapa tingkatan:
1. Anitya
2. Anatta
3. Nirwana

Anitya
Adalah tingkatan dimana pada tingkat tersebut api dan energy kundali pada masing masing cakra dibangkitkan sehingga peserta mempunyai kemampuan Kundalini Reiki level Grand Master, Gtumo level Full Master, vibrasi energy kharisma dan kemakmuran serta Prana Shakti sehingga berselaras dengan energy alam semesta.
Pada Tingkatan Anitya peserta bukan hanya dapat mengakses ribuan tradisi subtle energy,tetapi  juga menguasai berbagai tradisi tenaga dalam, dan kemampuan intuisi atau indra ke 6. Bahkan peserta dapat membuka perguruan tenaga dalam sendiri atau pelatihan. Pada tingkatan ini juga peserta dilatih berbagai simulasi energy seperti mematahkan besi, mengisi telur dan lampu dengan energy sehingga telur tidak dapat dipecah dan lampu akan memecahkan benda yang dijatuhinya, tunning bela diri, scanning (deteksi penyakit, jin, dll), pengobatan sesama peserta, mengobati orang lain, dan dapat melakukan penyelarasan tradisi energy ke orang lain.
Pelatihan ini juga akan memberikan appresiasi tambahan berupa praktek langsung hipnosis antar peserta sebagai wacana tambahan.

Anatta 
Pada tingkatan ini, peserta akan dilatih menjadi Master Teacher dan dapat menguasai tenaga Prana lanjutan dan juga menguasai Shamballa Multidimension Healing, yakni tradisi energy yang merupakan muara dari berbagai tradisi Reiki, Gtumo, Drisana, Seichim, dll. Akan dipelajari juga vibrasi dan magnetik energy alam semesta, sehingga peserta mempunyai energy yang lebih besar dan kompleks untuk membuat hidup lebih sehat, aman, sukses dan bahagia. Dikarenakan pada level ini peserta juga diajarkan materialisasi dari impiannya dengan penyelarasan energy alam.
Pelatihan ini juga akan memberikan appresiasi tambahan kisi kisi raga sukma, yang akan dibahas dan bisa dilakukan saat meditasi pribadi.

Nirwana
Pada tingkatan ini, peserta diajarkan untuk berselaras dengan kehendak Ilahi sehingga diharapkan peserta menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta dan juga diharapkan mempunyai energy yang jauh lebih besar,karena kedekatan hati, pikiran dan jiwa peserta kepada sang pencipta. Akan tetapi untuk level ini, pengajar akan selektif dalam memberikan pelatihan. Untuk saat ini pengajar masih belum membuka untuk pelatihan di tingkat ini sampai waktu yang belum ditentukan.

Info lebih lanjut hub :  - Budi: 0812-1622712/ 08973103121

Hati Semesta

Salam Hati Semesta,
Hati Semesta adalah wadah kami untuk berguna bagi sesama dengan tujuan membuat sebanyak mungkin manusia sehat dengan tanpa pandang bulu, kaya miskin, sakit apapun, sebab kami yakin Allah Maha besar kalau Beliau menghendaki maka tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.
Kami hanyalah manusia biasa yang hanya berusaha untuk membuat alam semesta lebih baik den membuat Sang Hyang tersenyum.
Kami hanyalah manusia biasa yang banyak salah, khilaf, berdosa, tetapi ijinkanlah kami berbuat suatu manfaat untuk orang banyak, saat ini kami hanya bisa melakukan pengobatan gratis tanpa biaya apapun untuk penyakit apapun.
Tetapi sekali lagi kami hanyalah manusia biasa yang masih berkewajiban, bertanggung jawab terhadap keluarga dan sesama, maka kami investasikan pelatihan - pelatihan kami untuk anda semua, dan dengan doa kita semua kami yakin apa yang kami berikan dalam pelatihan - pelatihan kami akan sangat berguna untuk membuat anda luar biasa,aman, sehat, sukses dan pada akhirnya akan mencapai kebahagiaan.

Dengan segala kerendahan hati ijinkanlah kami berkarya dan bermanfaat untuk anda semua.
Biarlah semua mahluk hidup berbahagia.


Salam Hati Semesta

MANFAAT HYPNOSIS

         MANFAAT HYPNOSIS
  1. Menciptakan ketenangan dan relaksasi
  2. Memperkuat motivasi, konsentrasi dan daya ingat
  3. Mengatasi stress dan depresi
  4. Mengatasi trauma
  5. Melepaskan berbagai kecanduan (narkoba, alkohol, judi, rokok dll )
  6. Memperkuat rasa percaya diri
  7. Mengendalikan bahkan menghilangkan rasa sakit
  8. Membantu persalinan alami yang aman dan bebas rasa sakit
  9. Menghilangkan phobia
  10. Mengatasi insomnia dan hipersomnia
  11. Melakukan edukasi ulang terhadap emosi negatif
  12. Membantu proses penyembuhan penyakit medis
  13. Mengatur berat badan (dengan pola hidup sehat)
  14. Menurunkan tekanan darah
  15. Mengubah kebiasaan buruk
  16. Mengatasi masalah kepribadian psikis.
  17. Dan mengatasi berbagai masalah fisik yang dipengaruhi faktor
  18. Dan msih banyak lagi....

PERTANYAAN SEPUTAR HYPNOSIS


PERTANYAAN SEPUTAR HYPNOSIS

1.     Apakah hypnosis termasuk ilmu gaib?
Hypnosis merupakan cabang ilmu logika yang bisa dipelajari dan dikembangkan

2.     Bagaimana cara mempelajari hypnosis?
Pahami teorinya, praktikkan tekniknya dan perbanyak latihan

3.     Berapa lama waktu belajar hypnosis?
Untuk tujuan menghypnosis saja, waktu yang anda butuhkan adalah seberapa cepat anda selesai belajar dan mulailah mempraktikkan tekniknya

4.     .Cabang hypnosis apa yang diajarkan ?
Ini adalah Dasar Hypnosis yang harus dikuasai sebelum mengembangkan ke cabang hypnotherapy, forensic hypnosis maupun stage hypnosis.

5.     Apakah hypnosis berhubungan dengan kekuatan pikiran?
Ya, tapi lebih tepatnya kemampuan klien untuk fokus terhadap arahan hypnotist

6.     Bagaimana rasanya di hypnosis?
Hampir setiap hari kita merasakannya, saat melamun hingga mengabaikan keadaan sekeliling anda, saat asyik membaca buku atau saat turut merasakan emosi cerita dari sebuah film yang jelas-jelas anda tidak mengalami cerita tersebut

7.     Apa yang terjadi saat saya di hypnosis?
Anda dalam keadaan tubuh yang sangat rileks dan pikiran anda tetap 100% aktif tetapi kesadaran anda cenderung terhadap sensasi yang terjadi didalam tubuh anda

8.     Amankah saya saat saya di hypnosis?
Saya jamin sangat aman. Karena anda tetap sadar jadi kapanpun anda mau anda bisa kembali ke kesadaran normal anda termasuk merespon keadaandarurat (kebakaran, gempa dll)

Istilah-istilah Hypnosis

Berikut ini adalah istilah-istilah yang dipakai dalam hypnosis:

Hypnosis:
Seni komunikasi verbal maupun nonverbal yang bertujuan membawa gelombang pikiran klien menuju trance (gelombang Alpha / Theta).

Hypnotist:
Juru Hypnosis atau pengguna teknik hypnosis.

Hypnotherapy:
Hypnosis yang digunakan untuk tujuan terapi.

Stage Hypnosis:
Dikenal juga dengan hypnosis panggung yaitu hypnosis untuk tujuan pertunjukan.

Forensic hypnosis:
Hypnosis yang biasa digunakan untuk menggali ingatan klien untuk sebuah tujuan penyelidikan.

Self hypnosis:
Dikenal juga dengan menghipnotis diri yang bertujuan untuk pemograman diri,menghilangkan stress, dll

Beta:
Gelombang otak saat manusia dalam kesadaran penuh.

Alpha:
Gelombang otak saat awal memasuki pikiran bawah sadar, kritik menurun dan sugestif.

Theta:
Gelombang bawah sadar yang sangat dalam, kritik nonaktif dan sangat sugestif.

Delta:
Tidur nyenyak, tidak sugestif.

Klien/ Subyek/ Suyet:
Orang yang menerima induksi menuju trance.

Induksi:
Serangkaian proses untuk membawa klien menuju trance.

Pre-Induction:
Serangkaian proses sebelum melakukan induksi.

Sugestivitas test:
Suatu rangkaian test sederhana untuk menguji seberapa peka seseorang dapat menerima sugesti atau hipnosis.

Rapid Induction:
Induksi yang cepat membawa klien menuju trance, biasanya dipakai dalam stage hypnosis.

Shock Induction:
Termasuk rapid induction tetapi lebih menonjolkan faktor kejutan tiba-tiba untuk klien.

Trance:
Kondisi fisik dan pikiran klien saat terhypnosis.

Trance Level Test:
Serangkaian pengamatan terhadap ciri-ciri khusus pada klien untuk mengetahui tingkat keberadaan gelombang otak klien.

Isolasi:
Meminimalkan hubungan klien dari lingkungannya agar lebih terfokus pada proses hypnosis.

Rapport:
Jalinan komunikasi yang terjalin antara hypnotist dengan klien selama proses hypnosis.

Deepening:
Teknik memerdalam tingkat trance yang dialami klien.

Sugesti
Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami trance.

Terminasi:
Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan klien pada kesadaran normal.

Post Hypnosis:
Sugesti hypnosis yang dilaksanakan klien diluar trance hypnosis (dalam keadaan sadar)

Somnambulisme:
Keadaan saat seseorang mampu mempertahankan trance hypnosis dalam keadaan mataterbuka ( Theta yang sangat dalam )

Somnambulis:
Orang yang mengalami somnambulisme

Catalepsy:
Keadaan saat sebagian atau seluruh tubuh klien bergerak diluar kontrol sadar klie mengikuti sugesti hypnotist.

Spontanous amnesia:
Klien melupakan sugesti yang di terima tetapi tetap menjalankannya. Biasanya terjadi secara otomatis pada gelombang theta dalam.

Glove anesthesia:
Keadaan mati rasa sebagian atau seluruh tubuh yang diciptakan dari sugesti hypnosis.

Halusinasi Negatif:
Klien memandang suatu benda sebagai wujud lain atau bahkan hilang sesuai sugesti yang diterima.

Halusinasi positif:
Klien mewujudkan suatu benda atau keadaan yang sebenarnya tidak terjadi sesuai sugesti yang diterima.

Regresi Usia:
Untuk tujuan dan pada kondisi tertentu klien dikembalikan pada pengalaman hidupnya dimasa lampau.


Past Life Regression/PLR:
Klien mengalami ingatan kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang. PLR bisa terjadi secara spontan atau jugadengan sengaja dimunculkan untuk tujuan terapi.

Hypnoanalisis:
Analisis akar masalah klien dengan pendekatan hypnosis

Time Distortion:
Klien merasakan waktu yang sebenarnya berlalu lebih cepat dari seharusnya.

Time Retardation:
Klien merasakan waktu yang sebenarnya berlalu lebih lambat dari seharusnya.

Pacing & leading:
Hipnotist mengikuti kemauan suyet terlebih dahulu kemudian sang hypnotist mengarahkan suyet ke jalurnya.

Affirmation:
Penanaman sugesti pada klien yang telah mengalami deepening trance.

Anchor:
Suatu stimulus yang memicu reaksi perasaan atau emosi tertentu.

Conscious mind:
Pikiran sadar.

Sub-Concious mind:
Pikiran bawah sadar.

HYPNOSIS

SEJARAH HYPNOSIS


Catatan sejarah diberbagai belahan dunia sudah mencatat penggunaan teknik yang mirip dengan hypnosis pada ratusan bahkan ribuantahun yang lalu. Suku-suku primitif pedalaman melakukan proses penyembuhan dengan membuat ritual-ritual dengan bacaan mantra yang dipercaya bisa meringankan bahkan menyembuhkan sejumlah penyakit.Kesembuhan dengan cara ini mereka yakini berasal dari kekuatan dewa ataupun roh leluhur yang membantu mereka. Sampai pada tahap ini untukmempermudah penyebutannya kita sebut sebagai hypnosis primitif.

Awal berkembangnya hypnosis modern adalah saatseorang murid Paracelsus bernama Franz Anton Mezmer (1743-1815) memperkenalkan metode penyembuhannya dengan menggunakan gosokansebatang besi. Metode ini berkembang dengan nama magnetisme. Mezmer meyakinibahwa ada gelombangmagnit universal (fluidum) dari alam semesta yang bias disalurkan kedalam tubuh manusia melalui perantaraan magnet untuk mencapai kesembuhan. Dan hal yang palingmenarik adalah Mezmer tercatat berhasil menyembuhkan ribuan pasiennya dengan metode ini.Bahkan untuk mengatasi jumlah pasien yang semakin meningkat,Mezmer membuat sebuah kolam magnit dimana semua klien saling berpegangan dalam kolam tersebut dan mereka menerima “penyaluran” fluidum dari Mezmer secara paralel.

Suatu saat Mezmer mendapatkan seorang pasien sedangkan dia sedang tidak membawa magnetnya, Mezmer lalu menggosok-gosokkantelapak tangannya (passes) pada bagian tubuh pasiennya yang terasa sakit dan ajaibnya pasien tersebut sembuh. Lalu Mezmer mengumumkan metode barunya yang disebut animal magnetisme. Konsep animal magnetisme
meyakini bahwa kekuatan magnit alam semesta bisa langsung diterimatubuh manusia dan disalurkan kepada manusia lain tanpa bantuan batang magnit.

Semua ajaran Mezmer sangat popular dan berkembang dalam masyarakat dengan sebutan Mezmerisme. Bahkan metode Mezmer juga bisa menciptakan keadaan mirip tidur pada pasiennya yang disebut dengan keadaan mesmeric coma.

Hypnosis berasal dari kata hypnose dari bahasa Yunani yang berarti tidur. Kata ini dipopulerkan oleh Dr. James Braid (1795-1860) yang tertarik terhadap fenomena Mezmerisme. Braid menganalisa fenomea
Mezmerisme dan menyimpulkan bahwa memeric coma (trance) semata-mata berasal dari kepuasan subyek oleh rangsangan pancaindera sehingga seluruh tenaga syarafnya berkumpul pada satu titik di otak dan jika ini terjadi maka dengan mudah tenaga syaraf tadi bisa disalurkan ke bagian tubuh yang lain walaupun hanya dengan sugesti sederhana.Braid yang sekarang dikenal sebagai Bapak Hypnosis Modern sempat menyesali penggunaan kata hypnosis saat dia menyadari bahwa mesmeric coma adalah keadaan yang sangat berbeda dengan tidur. Braid mencoba menluruskan kesalahannya dalam menanamakan hypnosis dalam masyarakat dengan memperkenalkan istilah monoideasme sebagai pengganti kata hypnosis tetapi dia gagal karena hypnosis sudah terlanjur diterima oleh masyarakat luas.

Penemuan Braid diteruskan oleh banyak sekali tokoh yang mengembangkan penelitian efek sugesti dan penggunaannya dalam dunia medis. Bahkan banyak diantaranya tersebut yang berhasil melakukanberbagai tindakan operasi dengan menggunakan hypnosis sebagai
penghilang rasa sakit.

Kepopuleran hypnosis mulai redup saat Ether (obat bius) pertama kali diperkenalkan. Ether lebih diterima karena alasan penggunaannya yang praktis dan waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi terbilang cepat.