Pelatihan Subtle Energy dan Pengobatan Gratis

Jumat, 22 April 2011

Istilah-istilah Hypnosis

Berikut ini adalah istilah-istilah yang dipakai dalam hypnosis:

Hypnosis:
Seni komunikasi verbal maupun nonverbal yang bertujuan membawa gelombang pikiran klien menuju trance (gelombang Alpha / Theta).

Hypnotist:
Juru Hypnosis atau pengguna teknik hypnosis.

Hypnotherapy:
Hypnosis yang digunakan untuk tujuan terapi.

Stage Hypnosis:
Dikenal juga dengan hypnosis panggung yaitu hypnosis untuk tujuan pertunjukan.

Forensic hypnosis:
Hypnosis yang biasa digunakan untuk menggali ingatan klien untuk sebuah tujuan penyelidikan.

Self hypnosis:
Dikenal juga dengan menghipnotis diri yang bertujuan untuk pemograman diri,menghilangkan stress, dll

Beta:
Gelombang otak saat manusia dalam kesadaran penuh.

Alpha:
Gelombang otak saat awal memasuki pikiran bawah sadar, kritik menurun dan sugestif.

Theta:
Gelombang bawah sadar yang sangat dalam, kritik nonaktif dan sangat sugestif.

Delta:
Tidur nyenyak, tidak sugestif.

Klien/ Subyek/ Suyet:
Orang yang menerima induksi menuju trance.

Induksi:
Serangkaian proses untuk membawa klien menuju trance.

Pre-Induction:
Serangkaian proses sebelum melakukan induksi.

Sugestivitas test:
Suatu rangkaian test sederhana untuk menguji seberapa peka seseorang dapat menerima sugesti atau hipnosis.

Rapid Induction:
Induksi yang cepat membawa klien menuju trance, biasanya dipakai dalam stage hypnosis.

Shock Induction:
Termasuk rapid induction tetapi lebih menonjolkan faktor kejutan tiba-tiba untuk klien.

Trance:
Kondisi fisik dan pikiran klien saat terhypnosis.

Trance Level Test:
Serangkaian pengamatan terhadap ciri-ciri khusus pada klien untuk mengetahui tingkat keberadaan gelombang otak klien.

Isolasi:
Meminimalkan hubungan klien dari lingkungannya agar lebih terfokus pada proses hypnosis.

Rapport:
Jalinan komunikasi yang terjalin antara hypnotist dengan klien selama proses hypnosis.

Deepening:
Teknik memerdalam tingkat trance yang dialami klien.

Sugesti
Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami trance.

Terminasi:
Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan klien pada kesadaran normal.

Post Hypnosis:
Sugesti hypnosis yang dilaksanakan klien diluar trance hypnosis (dalam keadaan sadar)

Somnambulisme:
Keadaan saat seseorang mampu mempertahankan trance hypnosis dalam keadaan mataterbuka ( Theta yang sangat dalam )

Somnambulis:
Orang yang mengalami somnambulisme

Catalepsy:
Keadaan saat sebagian atau seluruh tubuh klien bergerak diluar kontrol sadar klie mengikuti sugesti hypnotist.

Spontanous amnesia:
Klien melupakan sugesti yang di terima tetapi tetap menjalankannya. Biasanya terjadi secara otomatis pada gelombang theta dalam.

Glove anesthesia:
Keadaan mati rasa sebagian atau seluruh tubuh yang diciptakan dari sugesti hypnosis.

Halusinasi Negatif:
Klien memandang suatu benda sebagai wujud lain atau bahkan hilang sesuai sugesti yang diterima.

Halusinasi positif:
Klien mewujudkan suatu benda atau keadaan yang sebenarnya tidak terjadi sesuai sugesti yang diterima.

Regresi Usia:
Untuk tujuan dan pada kondisi tertentu klien dikembalikan pada pengalaman hidupnya dimasa lampau.


Past Life Regression/PLR:
Klien mengalami ingatan kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang. PLR bisa terjadi secara spontan atau jugadengan sengaja dimunculkan untuk tujuan terapi.

Hypnoanalisis:
Analisis akar masalah klien dengan pendekatan hypnosis

Time Distortion:
Klien merasakan waktu yang sebenarnya berlalu lebih cepat dari seharusnya.

Time Retardation:
Klien merasakan waktu yang sebenarnya berlalu lebih lambat dari seharusnya.

Pacing & leading:
Hipnotist mengikuti kemauan suyet terlebih dahulu kemudian sang hypnotist mengarahkan suyet ke jalurnya.

Affirmation:
Penanaman sugesti pada klien yang telah mengalami deepening trance.

Anchor:
Suatu stimulus yang memicu reaksi perasaan atau emosi tertentu.

Conscious mind:
Pikiran sadar.

Sub-Concious mind:
Pikiran bawah sadar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar